Pendi On Marketing Research

Descriptive, Predictive & Diagnostic

Apakah Merek Itu Penting?

Posted by mrpendi pada Februari 5, 2008

Pemasaran, baik sebagai fungsi maupun konsep strategi korporasi adalah hal mutlak yang harus dimengerti, dipahami sekaligus diaplikasikan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya. Pemasaran adalah tujuan paling utama sebuah perusahaan. Atas alasan itulah siapapun (unit bisnis atau orang) di dalam perusahaan haruslah memiliki perhatian yang khusus pada pemasaran.

Dari uraian di atas timbul pertanyaan, Apa satu tujuan paling penting dari pemasaran? Apa perekat yang mengikat berbagai fungsi pemasaran dalam perusahaan? Al Ries (1999) memberikan jawaban yang sangat sederhana, yaitu branding (Ries, et al, 1999)

Pemasaran pada dasarnya adalah membangun merek di benak konsumen. Jika perusahaan mampu membangun merek yang kuat, perusahaan akan memiliki program pemasaran yang tangguh pula. Jika perusahaan tak mampu, maka upaya apapun yang dilakukan, periklanan, promosi penjualan, publikasi, tidak akan mampu mencapai program pemasaran perusahaan.

Pemasaran adalah branding. Kedua konsep tersebut begitu kait-mengkait sehingga sangat sulit rasanya untuk dipisahkan. Lebih dari itu, apapun yang dilakukan perusahaan memiliki konstribusi pada proses pembangunan merek, maka pemasaran tidak dapat lagi dipandang sebagai sebuah fungsi yang terpisah dan terisolir. Fungsi pemasaran adalah hal mutlak yang harus dilakukan sebuah perusahaan dalam berbisnis. Pemasaran adalah tujuan paling utama sebuah perusahaan. Itulah sebabnya siapapun di dalam perusahaan haruslah memiliki perhatian khusus pada pemasaran, dan secara lebih khusus pada branding.

Senada dengan Ries, Guru Pemasaran Dunia, Philip Kotler (2003) menyatakan semua barang pada dasarnya adalah sebuah merek: Coca-cola, FedEx, BMW, Jogjakarta, Indonesia, Ustadz Jeffry, dan Anda juga adalah merek. Suatu merek (brand) adalah label yang mengandung arti dan asosiasi. Merek yang hebat dapat berfungsi lebih: memberi warna dan getaran pada produk atau jasa yang dihasilkan.

Presiden Direktur Sunkist Growers, Russell Hanlin berpendapat: “Sebuah jeruk adalah tetap sebuah jeruk….. adalah sebuah jeruk. Kecuali… jeruk itu adalah sebuah Sunkist, suatu nama yang dikenal dan dipercaya oleh 80% pemakan jeruk”. Hal yang sama dapat dikatakan tentang Starbucks: “Ada dua jenis kopi: kopi biasa dan kopi Starbucks”.

Apakah suatu merek itu penting? Inilah komentar Roberto Goizuerta, mantan Presiden Direktur Coca-Cola: “Seluruh bangunan pabrik dan fasilitas Coca-Cola bisa saja terbakar besok pagi, tapi Anda akan sulit menyentuh nilai perusahaan: sebenarnya, semua terletak pada goodwill yang dimiliki franchise merek kami dan pengetahuan kolektif yang dimiliki oleh perusahaan kami”. Sebuah selebaran yang dikeluarkan Johnso & Johson juga menegaskan fakta ini: “Nama dan trademark perusahaan kami adalah asset kami yang paling berharga”.

Perusahaan-perusahaan dituntut untuk bekerja keras untuk membangun dan memajukan merek mereka. Menurut David Ogilvy: “Orang bodoh sekalipun dapat menjual barang, tapi dibutuhkan seorang jenius, keyakinan dan kerja keras untuk menciptakan merek yang tekenal”.

Ciri-ciri dari suatu merek yang kuat adalah seberapa banyak orang yang setia pada dan tetap memilih merek tersebut. Harley Davidson adalah merek yang hebat dan kuat karena para pemilik sepeda motor merek ini jarang ada yang berpindah ke merek lain. Begitu juga para pengguna Apple Macintosh yang enggan berpindah ke Microsoft.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: